Selasa, 21 Mei 2013
Pengembangan Wisata Sejarah, Budaya dan Ekowisata di Timor Leste
A. Pengembangan Wisata Sejarah, Budaya dan Ekowisata di Timor-Leste
Timor-Leste memiliki keanekaragaman budaya,sejarah dan ekowisata yang tidak kalah menariknya. Dari sejarah dan budaya terjadi akulturasi antara bangsa Portugis dan bangsa Indonesia,mampu manjadi dorongan tersendiri bagi kedua masyarakat itu untuk berkunjung kesana. Berbasis pada sumberdaya warisan budaya, sejarah dan ekowisata dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai ragam daya tarik wisata . Di banyak negara, objek budaya telah banyak dimanfaatkan dengan perolehan devisa yang besar. Sebagai perbandingan di beberapa lokasi, objek-objek wisata budaya seperti di Tetihuacan (Mexico), Persepolis (Iran) atau Williamsburgh (AS), melalui pengelolaan yang optimal menghasilkan ratusan juta dollar. Bahkan keberadaan museum sebagai salah satu objek wisata budaya di negara Amerika Serikat memberikan konstribusi yang cukup besar bagi pendapatan negaranya. Pada tahun 1994 saja tercatat dari pengelolaan museum saja telah menghasilkan 36, 8 milyar dollar.
Berbagai warisan budaya dari masa Pendudukan Portugal hingga Integrasi dengan Indonesia dan pada akhirnya merdeka merupakan objek dan daya tarik wisata yang menarik minat wisatawan mancanegara. Sejarah Timor-Leste dengan Rentetan peristiwa yang ada bisa dijadikan daya tarikwisata Heritage. Timor Portugis adalah nama Timor Timur ketika berada di bawah kontrol Portugis. Selama periode ini, Portugal membagi pulau Timor dengan Hindia Belanda, dan kemudian dengan Indonesia. Orang-orang Eropa pertama yang tiba di wilayah itu Portugis pada 1515. Biarawan Dominika membangun kehadiran di pulau itu pada tahun 1556, dan wilayah itu dinyatakan sebagai koloni Portugis di 1702. Setelah Lisbon-menghasut proses dekolonisasi pada tahun 1974 (www. Wikipedia. Com).Pada Perang Perang Dunia II, pada bulan Februari 1942, Timor Portugis diduduki oleh pasukan Jepang.Dengan tujuan menjadikan Timor Portugis sebagai base camp untuk kemudian menyerang Australia. Pendudukan itu berakhir 1943 setelah Hirosima dan Nagasaki dibom. Tepat pada 1943 Timor Portugis diambila alih kembali oleh pemerintahan Portugal (www. Wikipedia. Com)Dan Tepat pada 7 Desember 1975.Indonesia masuk ke Wilayah Timor –portugis. Dengan sebutan Operasi Seroja. Pendudukan berkhir 4 sempember 1999. (www. Wikipedia. Com)
Dalam ekowisata Timor –leste juga punya peluang untuk itu. Obyek wisata ekowisata bahari yang bisa dikunjungi Pengalaman menyelam yang spektakuler Melihat rupa ikan hiu kecil dan tuna secara langsung, atau penyu, ikan mackerel serta barakuda, semuanya dapat Anda lakukan ketika menyelam di sepanjang bukit yang terendam di pantai dekat wilayah Tibar. Pilihan lainnya yang tak kalah menarik ialah diving di Pulau Atauro, yang berjarak 20 kilometer dari pelabuhan Dili. Bila Anda berkunjung ke Timor Leste pada Oktober dan November, ikan paus humpback atau ikan paus sperma akan ada di pemukaan lepas pantai. Banyak tempat menarik lainnya yang dapat Anda manfaatkan untuk menyelam. Baik di timur atau barat Kota Dili, terumbu karang yang ada belum tersentuh ulah-ulah nakal manusia yang tak bertanggung jawab. Pulau Jaco Menjadi permata di mahkota bagi negara ini, laut indah di Tutuala dimana kejauhan tampak 9 pulau dari gugusan kepulauan Maluku Jaco ada dititik paling timur di Timor Leste. Terdapat objek wisata pantai yang indah di liquisa dan danau alam di Baubara. Panorama yang indah. Sepanjang jalan ke Perbatasan Batu gede kita bisa menikmati pemandagan laut dan pohon bacau lebat sekitar jalan. Atauro Atauro kampung tur adalah salah satu pulau kecil yang semua dikenal ke Pulau Kambing, tempat bagi orang Portugal diwaktu Pemerintah Caitano Marselo. Atauro merupakan bagian dari distrik Dili, ada tiga desa seperti desa, dan makili Beloi. Oktober Sekitar Itu membentang 1.162 kilometer yang 314 meter persegi dengan 550 di atas permukaan laut. Populasi sebagian besar tinggal di daerah pesisir. Ketika kita berada di sana kita akan mendapatkan Pengalaman yang tak terlupakan di mana ikan akan kail dan lauk adalah beras, menutupi daerah tersebut dengan keindahan bangku, tradisional utama kasar Yang Tukir sebut "api di bambu ikan" alkohol tradisional dan Sate Untuk Wisata budaya adalah sbb : Timor-Leste memili tiga belas kabupaten dengan etnis yang yang hamper sama dengan Etnis di bagian Belu. (Barat Nusa Tengarah Timur). Oleh karena itu banyak sekali kesamaan tarian daerahnya.Dengan kesamaan itu dapat menjadi peluang bisa juga sebaliknya. Makanya dengan munculnya industrialisasi pariwisata, telah mendorong pengembangan pariwisata budaya di berbagai negara Termasuk Timor-leste. Dengan kesamaan budaya oleh kedua wilayah akan memberi daya tarik sendiri dalam proses kelestarian dan keberlanjutan kebudayaan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar